Selama "8 Jam", Ibu Mertua Menemani Menantu Melahirkan. Setelah Bayi Lahir, Tiba-tiba Ibu Mertuanya Malah Mengalami "Hal Mengerikan" Ini!
Banyak orang bilang hubungan yang paling susah untuk dijaga adalah hubungan dengan mertua, namun tidak begitu yang dialami Xiao Ling. Hubungan Xiao Ling dengan mertuanya sangat baik, bahkan lebih baik dari hubungan ibu dan anak.
Suami Xiao Ling sering bekerja ke luar negeri, sehingga Xiao Ling sering sendirian. Ketika Xiao Ling hamil, ia menjadi susah tidur setiap malam. Ibu mertuanya yang tahu mengenai hal ini, ia menyempatkan diri datang ke rumah Xiao Ling dan menemani Xiao Ling ngobrol. Ketika malam, Xiao Ling sering mengalami kram perut, akhirnya sang mertua pun membantu memijatnya hingga membaik.
Setiap kali Xiao Ling pergi memeriksa kandungan, ibu mertuanya selalu bangun pagi untuk menyiapkan sarapan, makan bersama dan menemani Xiao Ling ke dokter. Ibu mertua Xiao Ling merasa ia adalah orang desa, tidak tahu mengenai budaya kota, namun bersikap baik kepada seseorang tidak butuh budaya yang perlu diajarkan, karena kebaikan berasal dari dalam hati. Semua kebaikan ibu mertua ini selalu diingat oleh Xiao Ling.
Ketika sudah hamil 39 minggu, Xiao Ling tiba-tiba terlihat akan segera melahirkan, ibu mertuanya itu dengan cepat mengemas-ngemas barang dan membawa Xiao Ling ke rumah sakit dengan taksi. Ketika sampai di rumah sakit, dokter melihat bahwa leher rahim sudah membuka 3 cm dan segera dipindah ke ruang persalinan. Ibu mertua khawatir dengan Xiao Ling, ia pun memutuskan untuk pergi menemani Xiao Ling.
Dengan ditemani ibu mertua, setelah 8 jam lamanya, akhirnya Xiao Ling berhasil melahirkan secara normal, seorang bayi laki-laki dengan berat 3,6 kg.
Ketika ibu mertua mendengar tangisan cucunya, ia merasa sangat senang dan antusias. Namun seketika ibu mertua jatuh pingsan! Dokter dan perawat yang melihat langsung buru-buru membawa ibu mertua Xiao Ling keluar ruangan bersalin.
Ternyata, ibu mertua Xiao Ling memiliki tekanan darah tinggi. Beberapa bulan menemani menantunya, ia jadi kelelahan dan roboh.
Ketika ibu mertua terbangun, ia langsung menuju ke ruangan menantunya yang sedang menggendong cucunya. Ia melihat menantu dan cucunya baik-baik saja, ia menangis dan berkata: 「Anakku, melahirkan satu anak sudah cukup, ke depannya tidak usah melahirkan lagi ya, melihatmu melahirkan membuatku tidak kuat, lebih tidak kuat dibanding melahirkan sendiri」.
Xiao Ling tidak tahu harus berkata apa, ia merasa sangat beruntung memiliki ibu mertua seperti ini, bahkan lebih baik melebihi ke anak perempuannya.
Wah! Punya mertua seperti ini benar-benar beruntung ya! Yuk share artikel ini ke teman-temanmu!
Sumber: how
http://www.cerpen.co.id/post_146156.html
